Home » Ceritaku » Hari ke 7940, Mencoba Melangkah Kembali

Hari ke 7940, Mencoba Melangkah Kembali

Tentara yang tidak mendapat dukungan rakyat pasti akan kalah – Abdul Haris Nasution (Jenderal Besar, Konseptor Dwifungsi ABRI)

 Sebuah perjuangan membutuhkan dukungan entah berupa dukungan moral, pikiran, maupun tenaga. Dalam kehidupan ini, setiap orang yang sukses pasti mendapat dukungan, minimal oleh satu orang baik keluarga, sahabat, rekan kerja, maupun dari pemuka agama yang dekat dengannya. Namun, ada satu hal yang tidak bisa kita tinggalkan, yaitu dukungan dari Sang Maha Pencipta, dari Tuhan Yang Maha Esa. Dukungan tersebut merupakan suatu hal yang mutlak jika kita ingin sukses dalam hidup ini. Akan tetapi seringkali kita salah mempersepsikannya, entah karena kita yang terlalu sombong, maupun kita yang tidak memahami apa yang seharusnya kita lakukan.

Dalam hidup ini, seringkali kita bingung tentang langkah apa yang akan kita ambil, jalan mana yang harus kita tempuh, dan pada siapa kita harus mengadu. Padahal bila kita berusaha untuk berpikiran terbuka, maka hal ini adalah suatu hal yang begitu mudahnya. Coba tanyakan pada hati kita sendiri, bila hati kita mengatakan bahwa hal yang kita lakukan baik maka belum pasti bahwa hal itu baik. Untuk mengetahui jalan yang kita pilih benar atau tidak, setidaknya ada beberapa langkah yang ingin saya sharing-kan,

  1. Tanyakan pada diri sendiri, ku tahu apa yang ku mau, hal itulah yang harus diingat, tidak ada yang mengetahui hal lebih baik tentang diri anda kecuali diri anda sendiri. Tanyakanlah pada diri anda, apakah anda nyaman? Jika sudah, maka kita lanjutkan ke langkah ke dua.
  2. Tanyakan pada keluarga/orang terdekat anda, manusia yang berada di dekat anda dan berbuat baik kepada anda biasanya memiliki kecenderungan untuk memikirkan yang terbaik bagi anda dan masyarakat. Pandangan mereka sangatlah penting, dikarenakan merekalah yang setiap hari berkomunikasi dengan kita dan mengenal kita sejak kecil sehingga hampir semua yang mereka katakan tentang yang terbaik untuk kita biasanya adalah hal yang benar.
  3. Tanyakan pada pemuka agama atau tokoh masyarakat didekat anda, tokoh masyarakat yang baik biasanya mewakili pandangan dari orang-orang yang berada di sekitar tempat tinggal anda. Tentu anda harus mampu membedakan apakah orang tersebut merupakan orang baik atau hanya sekedar bermulut manis. Sekali lagi, semuanya hanya anda yang mampu menilai.
  4. Tanyakan pada kitab suci agama yang dekat dengan anda, silahkan berjalan menuju tempat ibadah di dekat anda dan bacalah buku-buku yang ada di sana. Biasanya buku-buku keagamaan akan menjelaskan secara lebih baik mengapa kita ini hidup dan alasan kita harus berbuat sesuatu.

Itulah beberapa langkah yang bisa anda ambil jika ingin move on atau melangkah kembali dari masa lalu anda. Hal ini sudah pernah saya coba dan semoga bermanfaat untuk anda. Have a happy life!! Hidup hanya sekali, maka nikmatilah selagi bisa!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s