Home » Berita » Kultwit @PartaiSocmed: Klarifikasi terhadap Fitnah

Kultwit @PartaiSocmed: Klarifikasi terhadap Fitnah

    • Partai Social Media @PartaiSocmed 28/Dec/2014 04:12:57 PM UTC

      1. Ada banyak yg salah paham dgn sikap kami perihal Jokowi. Mungkin ini saatnya memberi klarifikasi
      2. Sebelum pemilu #99Movement sudah ada dan anggotanya terdiri dari banyak orang dgn pilihan politik yg berbeda2
      3. Saat menjelang pemilu pilihan mengerucut pada Jokowi dan Prabowo. Hal serupa terjadi pula di internal #99Movement
      4. Kami sendiri membebaskan teman2 #99Movement utk menentukan pilihannya masing2. Tak ada paksaan untuk menyeragamkan pilihan
      5. Bahkan ada beberapa teman2 admin koordinator wilayah yg memilih mendukung Prabowo. Tidak masalah, di #99Movement perbedaan itu biasa
      6. Dan dukungan kami berikan secara total. Mulai dari membentuk gugus2 relawan di berbagai daerah hingga perang di social media
      7. Awalnya kami berharap kampanye berjalan secara elok dgn menjunjung etika berdemokrasi. Namun harapan tsb tidak terjadi
      8. Sejak hari pertama kampanye Prabowo sudah melancarkan tuduhan2 sengit dan agitatif
      9. Demikian juga di social media. Fitnah dari akun2 pendukung kubu Prabowo-Hatta mengalir bak air bah. Deras dan bergelombang
      10. Sementara pada awal2 kampanye yg dilakukan relawan hanyalah sibuk menyampaikan berita2 positif tentang Jokowi saja
      11. Sebagian malah ada yg lebih sibuk posting foto selfie relawan dgn Jokowi. Sementara serangan bertubi2 diproduksi hampir setiap hari
      12. Alhasil yg terjadi adalah, satu pihak menyerang dgn sekuat tenaga sementara pihak lainnya sibuk selfie
      13. Dampaknya langsung terasa, perlahan tapi pasti elektabilitas Jokowi tergerus. Sementara elektabilitas Prabowo meningkat secara signifikan
      14. Melihat hal tsb kami sejak awal sudah sampaikan pada teman2 pimpinan relawan lain untuk secepatnya mengubah strategi
      15. Namun rupanya tidak ada sense of crisis di kalangan relawan. Mereka terlalu mengandalkan popularitas Jokowi
      16. Meski begitu kami tetap berusaha memegang teguh prinsip untuk menyampaikan sesuai fakta yg ada. Tak boleh ada fitnah dlm serangan2 kami
      17. Meski memposisikan diri sebagai kekuatan offensive nyatanya kami juga disibukkan oleh kegiatan defensive
        Serangan2 dari akun2 spt TM2000 dll tidak mendapat perlawanan berarti dr relawan Jokowi.
      18. Maka kami putuskan nyambi sebagai akun defensive. Masih tersimpan kultwit2 klarifikasi kami atas fitnah2 dari berbagai pihak terhadap Jokowi
      19. Intinya kami dan teman2 melakukan segalanya demi kemenangan Jokowi. Tujuan kami hanya itu, tak ada yg lain
      20. Dan dalam melakukan aktifitas kerelawanan tsb kami tidak menganggapnya sebagai tugas. Tetapi sebagai panggilan
      21. Mengapa bukan tugas? Karena kami memang tidak bekerja dan dibayar untuk itu. Ini hanya panggilan jiwa saja
      22. Jadi kami menganggap dukungan kami kepada Jokowi sebagai hadiah kepada bangsa ini
      23. Dan ketika akhirnya Jokowi menang, maka apa yg kami perjuangkan sudah mendapatkan hasil sesuai harapan.
      24. Sekali lagi, dukungan kami sifatnya adalah hadiah atau pemberian dari pihak kami. Bukan tugas.
      25. Jadi setelah Jokowi menang maka kami tidak merasa berkewajiban untuk mendukung secara terus menerus dan membabi buta
      26. Sejak hari pertama kemenangan Jokowi kami mulai mengambil sikap mengawal secara kritis
      27. Mengapa demikian? Karena kami ingin memastikan “hadiah” pemberian kami digunakan secara benar. Tidak disalah gunakan
      28. Jadi adalah salah kaprah bagi pihak2 yg memfitnah kami macam2 karena bersikap kritis terhadap Jokowi
        Apalagi sampai ada yg menuduh berkhianat. Ini sungguh sesat pikir. Sejak kapan ada kontrak relawan harus mendukung membabi buta?
      29. Sejak kapan kami menerima sesuatu dari Jokowi atau orang2 sekitarnya? Justru sebaliknya kami memberi hadiah secara ikhlas pd beliau
      30. Kami menganggap apa yg kami lakukan adalah “hadiah”, oleh karenanya tidaklah pantas kami harus kehilangan kemerdekaan karenanya
      31. Dan yg terutama kami tetap ingin berusaha bersikap obyektif. Kami tak mau kehilangan itu hanya karena pernah mendukung pemenangan Jokowi
      32. Jika ada yg menuduh kami berkhianat hanya karena pernah jadi relawan maka lebih baik jangan sebut kami relawan. Gak penting juga
      33. Kami tetap ingin bersikap adil. Kami akan dukung jika program2 Jokowi bagus dan kami akan kritik jika menurut kami salah
      34. Tak ada hubungannya lagi dengan urusan dukung mendukung. Jokowi sudah jadi presiden untuk seluruh rakyat Indonesia
      35. Kami berharap teman2 lain bersikap serupa. Urusan dukung mendukung sudah berakhir sejak pemenang pilpres ditentukan
      36. Tak perlu takut dituduh pengkhianat atau apapun. Kita tidak punya hutang budi, justru kita yg telah memberi dgn ikhlas
      37. Ini bukan lagi tentang siapa yg akan jadi presiden. Tapi ini tentang apa yg akan dilakukan presiden yg telah terpilih untuk rakyatnya
      38. Mari kita kawal Jokowi secara benar. Jangan memuja berlebihan, jangan pula membenci membabi buta
      39. Pilpres hanya sehari, janganlah jadi gila selama 5 tahun karenanya
      40. Sekian kultwit kami. Semoga mencerahkan dan menambah wawasan kita semua. Terimakasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s